<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Blog Anak Belog</title>
	<atom:link href="http://anakbelog.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://anakbelog.wordpress.com</link>
	<description>Catatan Harian Seorang yang Bodoh</description>
	<lastBuildDate>Thu, 19 Feb 2009 07:43:13 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='anakbelog.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/5de1401bfec37002c71f47eb4a54567a?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Blog Anak Belog</title>
		<link>http://anakbelog.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Merendah Itu Indah</title>
		<link>http://anakbelog.wordpress.com/2009/02/19/merendah-itu-indah/</link>
		<comments>http://anakbelog.wordpress.com/2009/02/19/merendah-itu-indah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Feb 2009 07:43:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anakbelog</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Gede Prama]]></category>
		<category><![CDATA[Merendah]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anakbelog.wordpress.com/?p=10</guid>
		<description><![CDATA[Di satu kesempatan, ada turis asing yang meninggal di Indonesia. Demikian baiknya turis ini ketika masih hidup, sampai-sampai Tuhan memberikan kesempatan untuk memilih : surga atau neraka. Tahu bahwa dirinya meninggal di Indonesia, dan sudah teramat sering ditipu orang, maka iapun meminta untuk melihat dulu baik surga maupun neraka. Ketika memasuki surga, ia bertemu dengan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anakbelog.wordpress.com&blog=3393057&post=10&subd=anakbelog&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><span class="verdana8point">Di satu kesempatan, ada turis asing yang meninggal di Indonesia. Demikian baiknya turis ini ketika masih hidup, sampai-sampai Tuhan memberikan kesempatan untuk memilih : surga atau neraka. Tahu bahwa dirinya meninggal di Indonesia, dan sudah teramat sering ditipu orang, maka iapun meminta untuk melihat dulu baik surga maupun neraka. Ketika memasuki surga, ia bertemu dengan pendeta, kiai dan orang-orang baik lainnya yang semuanya duduk sepi sambil membaca kitab suci. Di neraka lain lagi, ada banyak sekali hiburan di sana. Ada penyanyi cantik dan seksi lagi bernyanyi. Ada lapangan golf yang teramat indah. Singkat cerita, neraka jauh lebih dipenuhi hiburan<br />
dibandingkan surga.</p>
<p>Yakin dengan penglihatan matanya, maka turis tadi memohon ke Tuhan untuk tinggal di neraka saja. Esok harinya, betapa terkejutnya dia ketika sampai di neraka. Ada orang dibakar, digantung, disiksa dan kegiatan-kegiatan mengerikan lainnya. Maka proteslah dia pada petugas neraka yang asli Indonesia ini. Dengan tenang petugas terakhir menjawab : &#8216;kemaren kan hari terakhir pekan kampanye pemilu&#8221;. Dengan jengkel turis tadi bergumam : &#8216;dasar Indonesia, jangankan pemimpinnya, Tuhannya saja tidak bisa dipercaya!&#8217;.</span></p>
<p><span class="verdana8point"><span id="more-10"></span><br />
Anda memang tidak dilarang tersenyum asal jangan tersinggung karena ini hanya lelucon. Namun cerita ini menunjukkan, betapa kepercayaan(trust) telah menjadi komoditi yang demikian langka dan mahalnya di negeri tercinta ini. Dan sebagaimana kita tahu bersama, di masyarakat manapun di mana kepercayaan itu mahal dan langka, maka usaha-usaha mencari jalan keluar amat dan teramat sulit.</p>
<p>Jangankan dalam komunitas besar seperti bangsa dan perusahaan dengan ribuan tenaga kerja, dalam komunitas kecil berupa keluarga saja, kalau kepercayaan tidak ada, maka semuanya jadi runyam. Pulang malam sedikit, berujung dengan adu mulut. Berpakaian agak dandy sedikit mengundang cemburu.</p>
<p>Di perusahaan malah lebih parah lagi. Ketidakpercayaan sudah menjadi kanker yang demikian berbahaya. Krisis ekonomi dan konglomerasi bermula dari sini. Buruh yang mogok dan mengambil jarak di mana-mana, juga diawali dari sini. Apa lagi krisis perbankan yang memang secara institusional bertumpu pada satu-satunya modal : trust capital.</p>
<p>Bila Anda rajin membaca berita-berita politik, kita dihadapkan pada siklus ketidakpercayaan yang lebih hebat lagi. Polan tidak percaya pada Bambang. Bambang membenci Ani. Ani kemudian berkelahi dengan Polan. Inilah lingkaranketidakpercayaan yang sedang memperpanjang dan memperparah krisis.</p>
<p>Dalam lingkungan seperti itu, kalau kemudian muncul kasus-kasus perburuhan seperti kasus hotel Shangrila di Jakarta yang tidak berujung pangkal, ini tidaklah diproduksi oleh manajemen dan tenaga kerja Shangrila saja. Kita semua sedang memproduksi diri seperti itu.</p>
<p>Andaikan di suatu pagi Anda bangun di pagi hari, membuka pintu depan rumah, eh ternyata di depan pintu ada sekantong tahi sapi. Lengkap dengan pengirimnya : tetangga depan rumah. Pertanyaan saya sederhana saja : bagaimanakah reaksi Anda ? Saya sudah menanyakan pertanyaan ini ke ribuan orang. Dan jawabannyapun amat beragam.</p>
<p>Yang jelas, mereka yang pikirannya negatif, &#8217;seperti sentimen, benci, dan sejenisnya &#8216;, menempatkan tahi sapi tadi sebagai awal dari permusuhan (bahkan mungkin peperangan) dengan tetangga depan rumah. Sebaliknya, mereka yang melengkapi diri dengan pikiran-pikiran positif &#8217;sabar, tenang dan melihat segala sesuatunya dari segi baiknya&#8217; menempatkannya sebagai awal persahabatan dengan tetangga depan rumah. Bedanya amatlah sederhana, yang negatif melihat tahi sapi sebagai kotoran yang menjengkelkan. Pemikir positif meletakkannya sebagai hadiah pupuk untuk tanaman halaman rumah yang<br />
memerlukannya.</p>
<p>Kehidupan serupa dengan tahi sapi. Ia tidak hadir lengkap dengan dimensi positif dan negatifnya. Tapi pikiranlah yang memproduksinya jadi demikian. Penyelesaian persoalan manapun &#8216;termasuk persoalan perburuhan ala Shangrila&#8217; bisa cepat bisa lambat. Amat tergantung pada seberapa banyak energi-energi positif hadir dan berkuasa dalam pikiran kita.</p>
<p>Cerita tentang tahi sapi ini terdengar mudah dan indah, namun perkara<br />
menjadi lain, setelah berhadapan dengan kenyataan lapangan yang teramat berbeda. Bahkan pikiran sayapun tidak seratus persen dijamin positif, kekuatan negatif kadang muncul di luar kesadaran.</p>
<p>Ini mengingatkan saya akan pengandaian manusia yang mirip dengan<br />
sepeda motor yang stang-nya hanya berbelok ke kiri. Wanita yang terlalu sering disakiti laki-laki, stang-nya hanya akan melihat laki-laki dari perspektif kebencian. Mereka yang lama bekerja di perusahaan yang sering membohongi pekerjanya, selamanya melihat wajah pengusaha sebagai penipu. Ini yang oleh banyak rekan psikolog disebut sebagai pengkondisian yang mematikan.</p>
<p>Peperangan melawan keterkondisian, mungkin itulah jenis peperangan<br />
yang paling menentukan dalam memproduksi masa depan. Entah bagaimana<br />
pengalaman Anda, namun pengalaman saya hidup bertahun-tahun di pinggir sungai mengajak saya untuk merenung. Air laut jumlahnya jauh lebih banyak dibandingkan dengan air sungai. Dan satu-satunya sebab yang membuatnya demikian, karena laut berani merendah.</p>
<p>Demikian juga kehidupan saya bertutur. Dengan penuh rasa syukur ke<br />
Tuhan, saya telah mencapai banyak sekali hal dalam kehidupan. Kalau uang dan jabatan ukurannya, saya memang bukan orang hebat. Namun, kalau rasa syukur ukurannya, Tuhan tahu dalam klasifikasi manusia mana saya ini hidup. Dan semua ini saya peroleh, lebih banyak karena keberanian untuk merendah.</p>
<p>Ada yang menyebut kehidupan demikian seperti kaos kaki yang diinjak-<br />
injak orang. Orang yang menyebut demikian hidupnya maju, dan sayapun melaju dengan kehidupan saya. Entah kebetulan entah tidak. Entah paham entah tidak tentang pilosopi hidup saya seperti ini. Seorang pengunjung web site saya mengutip Rabin Dranath Tagore : &#8216;kita bertemu yang maha tinggi, ketika kita rendah hati&#8217;. ***</p>
<p>by <a href="http://www.iloveblue.com/bali_gaul_funky/artikel_bali/detail/2206.htm" target="_self">Gede Prama</a><br />
</span></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anakbelog.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anakbelog.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anakbelog.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anakbelog.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anakbelog.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anakbelog.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anakbelog.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anakbelog.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anakbelog.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anakbelog.wordpress.com/10/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anakbelog.wordpress.com&blog=3393057&post=10&subd=anakbelog&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anakbelog.wordpress.com/2009/02/19/merendah-itu-indah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7af717aedc5672fad5e1b5ac73c0471e?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">anakbelog</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hadiah Terbaik Untuk Diri Sendiri</title>
		<link>http://anakbelog.wordpress.com/2008/04/17/hadiah-terbaik-untuk-diri-sendiri/</link>
		<comments>http://anakbelog.wordpress.com/2008/04/17/hadiah-terbaik-untuk-diri-sendiri/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Apr 2008 04:05:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anakbelog</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Gede Prama]]></category>
		<category><![CDATA[Hadiah Terbaik Untuk Diri Sendiri]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anakbelog.wordpress.com/?p=8</guid>
		<description><![CDATA[Setiap orang pernah mengalami masa-masa sulit dalam kehidupan. Ada masa sulit dalam berumah tangga, kehidupan karir, kesehatan, atau kehidupan pribadi yang diguncang badai. Kebanyakan juga setuju kalau masa-masa sulit ini bukanlah keadaan yang diinginkan. Sebagian orang bahkan berdoa, agar sejarang mungkin digoda oleh keadaan-keadaan sulit. Sebagian lagi yang dihinggapi oleh kemewahan hidup ala anak-anak kecil, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anakbelog.wordpress.com&blog=3393057&post=8&subd=anakbelog&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Setiap orang pernah mengalami masa-masa sulit dalam kehidupan. Ada masa sulit dalam berumah tangga, kehidupan karir, kesehatan, atau kehidupan pribadi yang diguncang badai. Kebanyakan juga setuju kalau masa-masa sulit ini bukanlah keadaan yang diinginkan. Sebagian orang bahkan berdoa, agar sejarang mungkin digoda oleh keadaan-keadaan sulit. Sebagian lagi yang dihinggapi oleh kemewahan hidup ala anak-anak kecil, mau membuang jauh-jauh, atau lari sekencang-kencangnya dari godaan hidup sulit.</p>
<p>Akan tetapi, sekencang apapun kita menjauh dari kesulitan, ia tetap akan menyentuh badan dan jiwa ini di waktu-waktu ketika ia harus datang berkunjung. Rumus besi kehidupan seperti ini, memang berlaku pada semua manusia, bahkan juga berlaku untuk seorang raja dan p! enguasa yang paling berkuasa sekalipun.</p>
<p>Sadar akan hal inilah, saya sering mendidik diri untuk ikhlas ketika kesulitan datang berkunjung. Syukur-syukur bisa tersenyum memeluk kesulitan. Tidak dibuat sakit dan frustrasi saja saya sudah sangat bersyukur. Pelukan-pelukan kebijakan seperti inilah yang datang ketika sang hidup sempat membanting saya dari sebuah ketinggian. Sakit memang, tapi karena ia sudah saatnya datang berkunjung, dan kita tidak punya pilihan lain terkecuali membukakan pintu rumah kehidupan, maka seterpaksa apapun hanya keikhlasanlah satu-satunya modal berguna dalam hal ini.</p>
<p><span id="more-8"></span></p>
<p>Senyum penerimaan terhadap kesulitan memang terasa kecut di bibir. Dan sebagaimana logam yang sedang dibuat menjadi patung indah, kesulitan memang terasa seperti semprotan panasnya api mesin las, dihajar oleh palu besar, kencangnya cubitan tang, menyakitkannya goresan-goresan amplas kasar, atau malah tidak enaknya bau cat yang menyelimuti selu! ruh badan patung logam. Semua tahu, kalau badan dan jiwa ini kemudian akan menjadi &#8216;patung logam&#8217; yang lebih indah dari sebelumnya. Tetapi tetap saja ada sisa-sisa ketakutan &#8211; dan bahkan mungkin trauma &#8211; yang membuat kita manusia menghindar dari kesulitan.</p>
<p>Cuma selebar apapun goresan luka yang dibuat oleh kesulitan, ada mahluk yang amat berguna dan amat dibutuhkan dalam pengalaman-pengalaman menyakitkan ini, ia bernama sahabat. Tidak semua sahabat fasih memberikan nasehat. Tetapi dengan kesediaannya untuk mendengar, sinaran mata yang berisi empati, kesediaan untuk menjaga rahasia, sahabat menjadi permata berlian yang amat berguna dalam keadaan-keadaan ini.</p>
<p>Di rumah saya memiliki seorang sahabat yang amat mengagumkan. Dari segi pendidikan formal ia hanya tamatan SMU. Bahkan SMU tempat ia bersekolah dulu sudah bubar, sebagai tanda ia bukanlah berasal dari sekolah yang terlalu membanggakan. Namun nasehat serta keteladanan hidupnya kadang mengagumkan.</p>
<p>Di kantor saya memiliki sejumlah bawahan yang datang sama manisnya baik ketika dipuji maupun setelah di! maki. Seorang tetangga menelpon, mengirim SMS dan bahkan menyempatkan diri berkunjung ke rumah. Tidak untuk memberikan ceramah, hanya untuk mendengar. Seorang sahabat dekat yang memimpin sebuah raksasa teknologi informasi bahkan mengatakan bangga menjadi sahabat saya.</p>
<p>Ketika tulisan ini dibuat, seorang sahabat lama yang tinggal di Surabaya menelepon, tanpa bermaksud menggurui ia mengutip kata-kata indah Confucius :&#8217;Manusia salah itu biasa, tetapi menarik pelajaran dari kesalahan itu baru luar biasa&#8217;.</p>
<p>Apa yang mau saya tuturkan dengan semua ini, rupanya sahabat adalah hadiah paling berharga yang bisa kita berikan pada diri kita sendiri. Secara lebih khusus ketika kita ditimpa kesulitan yang menggunung. Sehingga patut direnungkan, kalau kita perlu menabung perhatian, empati, cinta buat para sahabat. Tidak untuk berdagang dengan kehidupan. Dalam arti, memberi dengan harapan agar diberi kelak. Melainkan, sebagaimana cerita dan pengalaman di atas, dalam dunia persahabatan, dalam memberi kita sebenarnya sudah diberi. Bahkan, setiap sahabat yang memberi perhatian dan empati pada sahabat lainnya, ketika itu juga mengalami the joy of giving. Ketika itu juga seperti ada beban di bahu yang berkurang jauh beratnya.</p>
<p>Ada memang orang yang memiliki banyak sekali teman. Kemana-mana namanya dipanggil orang. Cuman, sedikit diantara semua teman yang banyak ini kemudian bisa menjadi sahabat. Bercermin dari kenyataan inilah, maka saya lebih memusatkan diri untuk mencari dan membina sahabat. Jumlahnya memang tidak akan pernah banyak. Bahkan ia lebih sedikit dari jumlah jari tangan. Cuma sesedikit apapun jumlahnya, sahabat tetap sejenis hadiah terbaik yang bisa kita bisa berikan buat diri sendiri.</p>
<p>Mobil mewah memang bisa membawa kita ke tempat jauh lengkap dengan gengsinya. Rumah mewah memang bisa meningkatkan kenyamanan tinggal sekaligus meningkatkan kelas. Ijazah lengkap dengan gelarnya yang mentereng juga bisa meningkatkan percaya diri. Akan tetapi, baik mobil mewah, rumah mewah maupun ijazah tidak bisa menghadirkan empati yang menyentuh hati</p>
<p>Di sebuah Sabtu pagi, seorang sahabat yang membaca harian Kompas yang memberitakan bahwa saya mengundurkan diri dari jabatan presiden direktur di sebuah kelompok usaha amat besar di negeri ini, langsung menelepon saya dari tempat yang jauh. Ia berucap sederhana : &#8217;saya bangga jadi teman Anda&#8217;. Inilah hadiah terbaik yang bisa dihadiahkan ke diri sendiri. Ia tidak dibungkus kado, ia juga tidak hanya datang ketika hari raya atau ulang tahun. Ia justru lebih sering datang ketika kita amat membutuhkannya.</p>
<p>disunting dari : <a href="http://www.iloveblue.com/bali_gaul_funky/artikel_bali/detail/2026.htm" target="_blank">iloveblue.com</a></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/anakbelog.wordpress.com/8/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/anakbelog.wordpress.com/8/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anakbelog.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anakbelog.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anakbelog.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anakbelog.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anakbelog.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anakbelog.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anakbelog.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anakbelog.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anakbelog.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anakbelog.wordpress.com/8/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anakbelog.wordpress.com&blog=3393057&post=8&subd=anakbelog&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anakbelog.wordpress.com/2008/04/17/hadiah-terbaik-untuk-diri-sendiri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7af717aedc5672fad5e1b5ac73c0471e?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">anakbelog</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Youtube di block, akali saja dengan Toonel</title>
		<link>http://anakbelog.wordpress.com/2008/04/09/youtube-di-block-akali-saja-dengan-toonel/</link>
		<comments>http://anakbelog.wordpress.com/2008/04/09/youtube-di-block-akali-saja-dengan-toonel/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Apr 2008 03:14:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anakbelog</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[Toonel]]></category>
		<category><![CDATA[Youtube]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anakbelog.wordpress.com/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[Youtube di block karena memuat pilem fitna ??? wah GAWAT!!!!! (- -). Gimana ga, banyak file video kantor yang tersimpan di sana, mana boz marah2 lagi TT. Ah ada &#8211; ada saja pemerintah indonesia ini, kurang kerjaan kali yakz (^ ^). kalo di ibaratkan pepatah
Karena Nila Setitik, Rusak Susu Sebelanga
Dari pada kita pusing, mending cari [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anakbelog.wordpress.com&blog=3393057&post=7&subd=anakbelog&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Youtube di block karena memuat pilem fitna ??? wah <strong>GAWAT!!!!!</strong> <strong>(- -)</strong>. Gimana ga, banyak file video kantor yang tersimpan di sana, mana boz marah2 lagi <strong>TT</strong>. Ah ada &#8211; ada saja pemerintah indonesia ini, kurang kerjaan kali yakz <strong>(^ ^)</strong>. kalo di ibaratkan pepatah</p>
<blockquote><p><em><strong>Karena Nila Setitik, Rusak Susu Sebelanga</strong></em></p></blockquote>
<p>Dari pada kita pusing, mending cari cara tuk bisa mengaksesnya. Setelah browsing, searching, dan nanya langsung ma <a href="http://google.com">Om Google</a> akhirnya dapet juga cara ampuh dan supermudah di <a href="http://www.jejakgeografer.com/" target="_blank">jejakgeografer.com</a></p>
<p>Yaitu dengan menggunakan Toonel. Apa itu Toonel, silakan saja buka situs <a href="http://toonel.net" target="_blank">Toonel.net</a>, semuanya gamblang dijelaskan di sana. Toonel gampang dipasang di komputer, semudah menginstall game.</p>
<p>Ini urutannya:</p>
<p>1. Download aja toonel.net versi terbaru. Habis itu download java versi yg terbaru<br />
2. install javanya<br />
3. jalankan toonel.net [namafile toonel.jar] buka dengan javanya<br />
4. setting browser network proxy dengan 127.0.0.1 port 8080</p>
<p>Gampang kan? Anak SMP yang melek komputer pun bisa melakukannya. Keuntungan buat kita adalah bisa menghemat jatah kuota internet karena adanya kompresi yang cukup signifikan, kadang sampai 30%. Tertarik, Download aja&#8230;.</p>
<p><a href="http://www.toonel.net/generic/005050/toonel.jar" target="_blank">Download</a></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/anakbelog.wordpress.com/7/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/anakbelog.wordpress.com/7/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anakbelog.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anakbelog.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anakbelog.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anakbelog.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anakbelog.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anakbelog.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anakbelog.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anakbelog.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anakbelog.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anakbelog.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anakbelog.wordpress.com&blog=3393057&post=7&subd=anakbelog&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anakbelog.wordpress.com/2008/04/09/youtube-di-block-akali-saja-dengan-toonel/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7af717aedc5672fad5e1b5ac73c0471e?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">anakbelog</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Free Download High Resolusi Wallpaper</title>
		<link>http://anakbelog.wordpress.com/2008/04/07/free-download-wallpaper/</link>
		<comments>http://anakbelog.wordpress.com/2008/04/07/free-download-wallpaper/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Apr 2008 02:44:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anakbelog</dc:creator>
				<category><![CDATA[free download]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anakbelog.wordpress.com/?p=4</guid>
		<description><![CDATA[
percantik desktopmu dengan high resolusi image dari crestock.com.
GRATIS loh&#8230;
Buruan download.
Download
       <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anakbelog.wordpress.com&blog=3393057&post=4&subd=anakbelog&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img src="http://www.crestock.com/uploads/blog/wallpapers/previews/140880.jpg" alt="" width="497" height="379" /></p>
<p>percantik desktopmu dengan high resolusi image dari <a href="http://crestock.com" target="_blank">crestock.com</a>.</p>
<p>GRATIS loh&#8230;</p>
<p>Buruan download.</p>
<p><a href="http://www.crestock.com/blog/design/14-new-high-resolution-desktop-wallpapers-115.aspx" target="_self">Download</a></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/anakbelog.wordpress.com/4/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/anakbelog.wordpress.com/4/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anakbelog.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anakbelog.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anakbelog.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anakbelog.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anakbelog.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anakbelog.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anakbelog.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anakbelog.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anakbelog.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anakbelog.wordpress.com/4/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anakbelog.wordpress.com&blog=3393057&post=4&subd=anakbelog&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anakbelog.wordpress.com/2008/04/07/free-download-wallpaper/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7af717aedc5672fad5e1b5ac73c0471e?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">anakbelog</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.crestock.com/uploads/blog/wallpapers/previews/140880.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>